Profil Ponaryo Astaman, Pemain Gelandang Asal Indonesia

 

Ponaryo Astaman merupakan salah satu pemain yang pernah membawa nama Indonesia. Apalagi dengan adanya profil Ponaryo Astaman diharapkan banyak orang yang mengetahui pemain ini. Bukan hanya itu saja pemain ini juga pernah bermain di berbagai klub. Mulai dari klub lokal sampai dengan bermain di tim nasional.

Tentunya pengalaman dari Ponaryo Astaman ini memang mumpuni. Jadi, jangan heran dengan kemampuan Ponaryo di lapangan bundar. Apalagi Ponaryo juga sudah pernah mencetak beberapa gol saat membela suatu klub. Sehingga jangan meremehkan kemampuan dari pemain yang bernama Ponaryo ini. Bagaimana? Penasaran dengan profilnya?

Perjalanan Karir Ponaryo Astaman

Pemain yang lahir di Balikpapan ini merupakan pemain dengan posisi gelandang. Jangan heran dengan umur yang sudah 41 tahun ini dirinya juga pernah bergabung ke beberapa klub. Profil Ponaryo Astaman yang lahir pada tanggal 25 september 1979 ini memiliki tinggi sekitar 1,72 meter atau 5,71/2 inci saja. Pemain ini mulai mengawali karirnya dengan karir seniornya.

Pada tahun 2002-2003 saja dirinya pernah bergabung bersama tim Bontang PKT. Setelah itu pindah ke PSM Makassar pada musim 2004-2006. Lalu tahun 2006-2007 mulai bergabung ke Malaka Telekom. Tidak lama disana pemain ini juga mulai masuk ke Arema Malang dengan 33 kali tampil selama musim 2007-2008.

Kemudian dirinya ikut pindah ke klub yang bernama Persija Jakarta dengan 1 gol yang dicetak dari 32 pertandingan selama 2008-2009. Jangan heran pemain ini kemudian pindah ke Srwijaya FC dengan 4 gol yang dicetak dengan 83 pertandingan. Saat itu bergabung selama 4 tahun di Sriwijaya FC selama tahun 2009-2013.

Lalu pada tahun 2016 saja mulai pindah kembali ke Pusamania Borneo FC. Kemudian sejak tahun 2003 dirinya pernah bergabung ke tim nasional Indonesia senior dengan 2 gol dan 62 kali tampil saja. Pada tahun 2004, Ponaryo Astaman bersama Budi Sadarsono berhasil mencetak 1 gol. Saat itu keduanya sedang mengikuti kompetisi piala asia 2004.

Cerita Singkatnya

Kemudian akhirnya keduanya berhasil membawa nama Indonesia lebih baik dan berhasil menang dari tim lawan saat itu yaitu Qatar. Dengan perolehan nilai 2-1, Indonesia berhasil mendapatkan gelar juara di piala asia 2004. Karena kemenangan itulah, Ponaryo Astaman berhasil dipercaya menjadi seorang kapten pada kompetisi selanjutnya, piala asia 2007.

Saat piala asia 2007 maka Indonesia lah menjadi salah satu tuan rumah disana. Ponaryo Astaman juga pernah mendapatkan gelar sebagai pemain terbaik pada saat bergabung di PSM Makassar. Selain bergabung dengan beberapa klub di Indonesia. Maka Ponaryo juga pernah bergabung dengan salah satu tim Malaysia yang bernama Malacca Telkom.

Nama dari Ponaryo Astaman kian terkenal semenjang kepergiannya dari tim PSM Makassar. Kepribadian dari Ponaryo Astaman memang terkenal mudah bergaul. Tak heran kalau pemain satu ini selalu didekati banyak wartawan. Bahkan Ponaryo juga memiliki beberapa penggemar yang selalu mendukung berbagai aktivitasnya.

Apalagi kalau sering melihat maka Ponaryo tak akan segan-segan dalam memberikan tanda tangan dan juga foto bareng dengan penggemarnya. Ponaryo Astaman selalu memunculkan sikap profesionalnya saat bergabung di berbagai klub. Jangan heran dengan karirnya yang menjulang tinggi, maka nama Ponaryo Astaman selalu menarik perhatian para penggemarnya.

Dengan kehadiran beberapa profil dari Ponaryo Astaman ini diharapkan bisa memberikan informasi yang jelas. Buat para penggemar yang masih mengidolakan profil Ponaryo Astaman maka bisa membaca profilnya secara lengkap. Jangan heran profil ini dibuat secara lengkap mulai dari perjalanan karirnya sampai kehidupannya.

 

 

 

You May Also Like

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *